Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 di Masjid Ar-Romlah, Pondok Gede, Ketum FPMM Serukan Ciptakan Keadilan Bagi Daerah

  • Whatsapp

Koranmetronews. Id (Jakarta) – Ratusan warga Maluku Jakarta menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Ar-Romlah, perumahan Nirvana Regency, Pondok Gede Bekasi, Sabtu (19/9/2026) malam.
Selain warga acara tersebut juga dihadiri tokoh nasional dan daerah Maluku serta . Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.

Tokoh nasional yang hadir antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Letjen (Purn) Suaedy Marasabesi, Anggota DPD RI dari Maluku, Bupati Maluku Tenggara H. Muhammad Thaher Hanubun, Ketua Umum PB Anshor serta banyak tokoh lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum FPMM memberikan keterangan usai acara peringatan Maulid Nabi tahun 1448 H

FPMM rutin mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan kegiatan keagamaan dan sosial.”Ini yang ke-16,”kata Ketua Umum FPMM Umar Ohoitenan (Umar Key), usai acara.

Umat mengatakan, selain sebagai tanda kecintaan kepada Rasulullah, acara tersebut juga untuk mempererat silaturahmi warga Maluku di perantauan serta menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku ini dalam mengatakan, peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

“Maulid Nabi adalah momentum untuk memperkuat cinta kita kepada Rasulullah. Pemuda Muslim Maluku harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menebar akhlak Rasulullah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyerukan agar pemerintah pusat memberikan keadilan bagi daerahnya. Apalagi sumber daya alam (SDA)  Maluku sangat melimpah yang kini dikelola pusat.

Umar Key mencontohkan tambang minyak Blok Masela.  Harusnya masyarakat Maluku bisa lebih semejahtera, setidaknya para pekerjanya juga harus dari warga sekitar.

Sementara itu, tokoh nasional yang hadir dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam membangun bangsa. Menurutnya, pemuda Maluku memiliki sejarah panjang dalam menjaga ke-Indonesia-an.

“Keteladanan Nabi Muhammad SAW tentang persaudaraan, kejujuran, dan kepedulian sosial harus menjadi pegangan pemuda. Dari Maluku untuk Indonesia, pemuda harus jadi perekat bangsa,” tegasnya.

Acara diisi dengan pembacaan Shalawat, tausiyah Maulid, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Maluku.

Suasana haru terlihat saat seluruh hadirin bersama-sama melantunkan shalawat Nabi.

Sementara itu, Walikota Bekas mengatakan melalui peringatan Maulid Nabi ini, Front Pemuda Muslim Maluku semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan daerah. “Kontribusi Pak Umat sangat besar bagi wilayah Bekas, “katanya. (john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *