
Koranmetronews. Id (Jakarta) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta kepada anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) agar membuat pengaturan transportasi di ibu kota sehingga menjadi lebih baik.
“Mudah-mudahan, tugas yang Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian pikul akan membuat Jakarta menjadi lebih baik pengaturan yang berkaitan dengan transportasinya,” kata Pramono saat melantik 17 anggota DTKJ di Balairung, Balai Kota, Jakarta, Jumat.
Dalam kesempatan tersebut, dia mengingatkan kembali persoalan yang kerap dianggap klasik di Jakarta, yakni kemacetan.
Pramono mengatakan kemacetan yang terjadi di Jakarta disebabkan karena banyak faktor. Namun, salah satu faktor utamanya, yaitu kedatangan 4 juta warga penyangga pada pagi hari, dan kembali ke daerah masing-masing pada malam hari.
Mereka, kata dia, selama ini umumnya menggunakan kendaraan pribadi. Inilah yang kemudian menyebabkan kemacetan lalu lintas di Jakarta.
Untuk itu, beberapa rute Transjabodetabek dihadirkan guna mengatasi persoalan tersebut.
“Maka, Pemerintah DKI Jakarta yang saya pimpin mengubah paradigma itu. Transportasinya tidak lagi menggunakan pribadi, tetapi bagaimana orang kemudian menggunakan transportasi umum,” tutur Pramono.
Saat ini, dia menyebutkan konektivitas transportasi di Jakarta sudah mencapai 93 persen. Sayangnya, masyarakat yang memanfaatkan baru sekitar 27-28 persen.
Untuk itu, dia berharap agar seluruh anggota DTKJ dapat berkontribusi untuk membuat transportasi di Jakarta menjadi lebih baik sehingga penggunanya semakin meningkat.
“Sekali lagi, saya ingin mengucapkan selamat, dan saya memohon betul untuk bisa bersama-sama dengan stakeholder terkait, terutama dengan Dinas Perhubungan, dengan transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, untuk membuat Jakarta lebih terhubung, lebih aman, lebih nyaman, dan mudah-mudahan Jakarta menjadi lebih baik,” ungkap Pramono.(john)


