
JAFEX 2026 akan diselenggarakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 09.00–16.00 WIB, bertempat di Caroline Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta.
Koranmetronews. Id (Jakarta) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap penyelenggaraan Jakarta Asset Forum & Expo 2026 (Jafex) dapat membuka peluang bagi pembangunan ibu kota.
“Mudah-mudahan penyelenggaraan Jafex 2026 ini menjadi peluang baru bagi Jakarta untuk berinovasi membangun dirinya, membuka ruang untuk berkolaborasi, bekerja sama dengan siapa pun selama untuk kemajuan bersama,” kata Pramono saat memberi sambutan dalam acara tersebut di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa.
Dalam mengembangkan aset Jakarta agar lebih maju, Pramono mengatakan terdapat tiga orientasi yang dilakukan. Pertama, adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, apapun aset yang dimiliki Jakarta, tidak ada gunanya jika hanya tidur dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang kedua adalah menciptakan nilai ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat. Dan yang ketiga memberikan nilai jangka panjang bagi masa depan Jakarta,” paparnya.
Oleh karena itu, pertemuan dalam forum tersebut mencerminkan semangat ibu kota dalam membuka dan membangun diri. “Tentunya tugas ini menjadi hal yang harus dijawab Jakarta untuk lebih terbuka,” ujar Pramono.
Adapun Jafex 2026 merupakan forum dan pameran strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre (UP JAMC).
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, mitra strategis, serta pemangku kepentingan nasional dan internasional untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah.
Mengusung tema “Unlocking the Value of Jakarta’s Assets”, JAFEX 2026 bertujuan membuka potensi aset daerah sebagai instrumen strategis dalam mendukung investasi, memperluas skema creative financing, serta menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.(john)






