Koranmetronews. Id (Jakarta) – Pemprov DKI Jakarta segera melakukan evaluasi terhadap jalur sepeda. Hal tersebut disebabkan banyaknya masukan dari komunitas sepeda dan pejalan kaki.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan tetap mempertahankan jalur sepeda setelah menerima masukan dari berbagai pihak terkait rencana penghapusan jalur tersebut.
Sebelumnya Gubernur Pramono Anung mengatakan sedang melakukan kajian soal jalur sepeda.
“Ya, jalur sepeda kemarin sudah kita rapatkan dan itu dipertahankan,” ujar Budi yang pernah menjadi ajudan Sutiyoso di Jakarta Pusat, Selasa (22/9).
Keputusan mempertahankan jalur sepeda karena ada moda transportasi tertentu yang perlu diutamakan, yaitu sepeda dan pejalan kaki. “Karena memang dalam hierarki dalam transportasi, pertama jalur sepeda dan juga pejalan kaki itu harus diutamakan,” jelasnya.
Kendati demikian, Budi mengungkapkan bahwa akan ada sejumlah aspek dari jalur sepeda yang akan dievaluasi. Namun ia tidak mengoptimalkan aspek-aspek evaluasi tersebut.
“Jadi ini dipertahankan, memang ada beberapa yang sedikit nanti dievaluasi,” tegas mantan Kadskominfo dan Kadisducapil ini.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku mendapatkan masukan dari masyarakat untuk menghapus jalur sepeda di sejumlah ruas jalan.
“Usulan dari masyarakat, dari masyarakat yang merasa jalur itu lebih banyak digunakan motor,” ujar Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (20/8).
Di sisi lain, ia juga telah mendapat masukan dari komunitas bike untuk bekerja mempertahankan jalur sepeda.
Selain masukan kedua belah pihak, Pramono pun sempat mengatakan akan berhati-hati soal keputusan nasib jalur sepeda. Ia tidak ingin keputusan perihal jalur sepeda dikaitkan dengan dirinya yang sering bersepeda.
“Hati-hatinya kenapa? Supaya tidak terkesan bahwa karena saya hobi bersepeda, enggak mau menggunakan jalur itu. Memang saya bersepeda menggunakan road bike, dan itu biasanya hari libur atau Sabtu pagi. Di luar itu saya udah enggak pernah sepedaan lagi. Jadi akan saya putuskan mengenai hal tersebut,” jelas Pramono.(john)



