Oleh Sugiyanto Emik Pengamat kebijakan publik
SURAT TERBUKA
Nomor: Istimewa
Hal: Permintaan Penambahan Informasi Dividen serta Permohonan Penjelasan Mengenai Biaya, Kinerja Keuangan, dan Kondisi Untung/Rugi sekitar 13 BUMD DKI Jakarta dan 10 Perusahaan Patungan
Yth. BP BUMD DKI Jakarta
di Tempat
Dengan hormat,
Melalui surat terbuka ini, saya memohon agar BP BUMD DKI Jakarta menambahkan kembali informasi mengenai dividen (bagian keuntungan bersih dari laba) yang disetorkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada situs web resmi BP BUMD DKI Jakarta.
Sepengetahuan saya, informasi tersebut sebelumnya pernah tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat. Namun, saat ini informasi tersebut sudah tidak terlihat lagi. Oleh karena itu, saya ingin mengetahui alasan tidak ditampilkannya kembali informasi tersebut.
Sebagai warga Jakarta, saya berpendapat bahwa masyarakat berhak mengetahui besaran dividen yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari sekitar 13 BUMD milik DKI Jakarta dan 10 perusahaan patungan, baik secara keseluruhan maupun dari masing-masing BUMD. Hal ini penting sebagai wujud transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan perusahaan daerah.
Selain itu, saya juga berencana mendatangi BP BUMD DKI Jakarta pada waktu yang tepat guna memperoleh penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan BUMD DKI Jakarta, antara lain struktur biaya, kinerja keuangan, kondisi untung atau rugi perusahaan, serta berbagai informasi lainnya yang relevan dan menjadi perhatian masyarakat.
Secara khusus, saya juga ingin memperoleh informasi mengenai PT Jakarta International Expo (JIExpo), termasuk besaran dan realisasi dividen yang telah disetorkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir.
Demikian surat terbuka ini saya sampaikan. Atas perhatian, penjelasan, dan tindak lanjut yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Sugiyanto (SGY) – Emik
Tembusan:
- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (john)





