Rute LRT dari Velodrome – Dukuh Atas Akan Mampu Tingkatkan Pengguna Transportasi Umum dan Turunkan Angka Kemacetan.

  • Whatsapp

Koranmetronews. Id (Jakarta)  – Pengamat transportasi Deddy Herlambang menilai perpanjangan rute LRT dari Velodrome hingga Dukuh Atas mampu meningkatkan pengguna transportasi umum dan menurunkan kemacetan.

Terlebih, kata dia, apabila nantinya rute tersebut melewati pusat perbelanjaan, kampus atau sekolah. maka diyakini minat masyarakat untuk menggunakan rute tersebut semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

“Pasti akan efektif untuk shifting ke angkutan umum bila trase LRT Jakarta melewati tempat keramaian, seperti mall atau pasar, perkantoran, sekolah atau kampus. Bila masyarakat menggunakan transportasi umum, otomatis volume kendaraan pribadi akan berkurang,” kata Deddy saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Kendati demikian, dia menyayangkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mengutamakan pembangunan LRT rute Velodrome-Manggarai hingga Dukuh Atas.

Menurut Deddy, lahan di kawasan Dukuh Atas sudah sangat terbatas, sehingga dikhawatirkan mempersulit kondisi sekitar apabila hendak dibangun stasiun LRT.

Oleh sebab itu, dia menilai akan lebih baik apabila Pemprov DKI memprioritaskan pembangunan LRT ke area pemukiman, sehingga masyarakat akan semakin mudah mengakses transportasi publik tersebut.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan LRT Velodrome-Manggarai rampung dan resmi beroperasi pada Agustus 2026.

Setelah pembangunan itu selesai, Pemprov DKI kemudian melanjutkan pembangunan rute tersebut hingga Dukuh Atas.

Kendati demikian, Pramono belum merinci waktu pembangunan rute tersebut. Namun apabila pembangunan rute itu selesai, maka total panjang rute tersebut bisa mencapai 14,2 kilometer.

Dia juga menyebutkan anggaran atau investasi untuk pembangunan LRT Velodrome-Dukuh Atas akan ditambah menjadi Rp2,7 triliun.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *