
Koranmetronews. Id (Jakarta) – Perumda Dharma Jaya terus menjalankan program jemput bola untuk mempermudah akses warga Jakarta terhadap protein hewani. Hingga pertengahan tahun 2026, perusahaan mencatatkan realisasi sebanyak 816 titik bazar yang tersebar di berbagai wilayah DKI Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penjadwalan rutin di lapangan serta layanan food truck telah menjangkau berbagai lokasi permukiman warga.
“Tujuan utama kami adalah memastikan distribusi protein hewani dapat diakses langsung oleh masyarakat. Dengan 816 titik yang sudah berjalan, kami optimistis target 1.416 titik di akhir tahun ini dapat tercapai,” ujar Raditya melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Kehadiran layanan food truck Dharma Jaya di lapangan diakui masyarakat sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.
Siti Aminah (42), warga yang berbelanja di lokasi bazar Kelurahan Klender, mengaku rutin memantau kehadiran mobil distribusi tersebut.
“Cukup terbantu, apalagi harga daging di sini bisa lebih murah dari harga pasar. Kebetulan lokasinya sangat dekat dengan rumah saya, jadi tidak perlu lagi pergi jauh-jauh ke pasar,” ungkapnya.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Budi Santoso (35), warga Kelurahan Kramat Jati, yang sering memanfaatkan layanan ini di lingkungan kantor lurah.
“Jadwalnya selalu diinformasikan melalui pengumuman dari pihak Kelurahan. Karena mobilnya datang langsung ke sini, saya jadi lebih praktis saat ingin belanja stok daging mingguan tanpa harus repot di jalan,” tuturnya.
Untuk menjaga konsistensi distribusi, Dharma Jaya kini mengoperasikan empat unit kendaraan pendingin, meningkat dari sebelumnya dua unit. Penambahan armada ini bertujuan untuk mempercepat mobilitas pasokan dari gudang menuju titik-titik bazar.
“Armada tambahan ini adalah investasi kami untuk menjamin kualitas produk tetap terjaga saat sampai ke konsumen, sekaligus agar kami bisa lebih responsif terhadap permintaan warga,” tambah Raditya.
Sebagai BUMD pangan, langkah ini merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta upaya membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pangan di Jakarta.
Masyarakat yang ingin mengetahui daftar harga dapat memantau informasi terkini melalui akun Instagram resmi @djawarameat.(john)






