Menhub sebut Stasiun KRL JIS perkuat integrasi transportasi publik – Menteri Perhubungan

  • Whatsapp

Koranmetronews. Id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan operasional Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) memperkuat integrasi transportasi publik Jabodetabek, memperluas konektivitas, dan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan strategis.

“Stasiun JIS terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi,” katanya sebagaimana keterangannya, di Jakarta, Kamis.

Stasiun KRL JIS merupakan stasiun baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok yang berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok. Kehadiran stasiun itu membuka akses langsung menuju kawasan JIS melalui konektivitas dengan Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota.

“Stasiun ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang terus berkembang,” ujar Dudy.

Menurutnya, setiap stasiun yang terbangun merupakan satu langkah menuju Jakarta yang berkelanjutan, efisien, dan nyaman. Selain itu, juga untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Ia mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membangun stasiun tersebut sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi dengan kawasan strategis kota.

“Kerjasama antara pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan ini menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan transportasi nasional,” ujar Menhub pula.

Kementerian Perhubungan berperan aktif dalam memastikan penyelenggaraan operasional Stasiun JIS berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan.

Melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kemenhub juga memberikan pendampingan teknis dan melakukan evaluasi bersama Pemprov DKI Jakarta selama masa operasional terbatas.

Ia menegaskan sinergi antara Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia menjadi kunci hadirnya layanan transportasi publik yang semakin terhubung.

“Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh pengembangan transportasi perkotaan yang mengedepankan integrasi antarlembaga untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Menhub menegaskan.

Pada tahap operasional terbatas, layanan Commuter Line Tanjung Priok mulai berhenti di Stasiun JIS sejak 22 Juni 2026 pukul 13.00 WIB dengan frekuensi perjalanan setiap 30 menit. Layanan itu beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB untuk memberikan kemudahan mobilitas masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dalam rangka Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, tarif perjalanan menuju dan dari Stasiun JIS ditetapkan sebesar Rp1 selama masa operasional terbatas pada 22-28 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat mencoba dan membiasakan penggunaan transportasi publik.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *