Koranmetronews. Id (Jakarta) – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengatakan, rencana car free day (CFD) di jalan H.R Rasuna Said harus menyiapkan kajian yang matang baik dari lalu lintas, pengendalian PKL, kebersihan, dan lain sebagainya yang menjadi pendukung.
“Saya mendukung rencana CFD Rasuna Said, tapi dukungan ini bukan cek kosong. Pemprov DKI harus menyiapkan kajian,” kata Kevin Wu di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, kajian yang perlu dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di antaranya yaitu terkait lalu lintas yang matang, pengaturan transportasi publik, titik parkir resmi, pengendalian PKL, sistem kebersihan.
Selain itu, Pemprov DKI juga perlu memikirkan adanya fasilitas toilet umum, posko kesehatan, pengamanan, akses darurat, serta fasilitas yang ramah untuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
“Komisi A akan mendorong agar koordinasi antarperangkat daerah tidak sekadar formalitas rapat. Harus jelas siapa melakukan apa, siapa bertanggung jawab, dan bagaimana evaluasinya,” ujarnya.
Kevin juga menyarankan Pemprov DKI harus membuat SOP terpadu CFD Rasuna Said. Jangan sampai menunggu masalah muncul baru sibuk mencari solusi.
Untuk itu, sebelum diterapkan rutin kata Kevin Wu, harus ada simulasi, pemetaan titik rawan macet, titik rawan kerumunan, potensi parkir liar, jalur evakuasi, pengaturan pedagang, dan mekanisme pengaduan warga secara real-time.
Ia menambahkan, bahwa rencana pemilihan koridor HR Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan HUT ke-499 Jakarta dan rencana CFD baru itu pada dasarnya gagasan yang baik.
Karena kawasan Rasuna Said memang mempunyai simbol kuat sebagai wajah Jakarta modern, ada pusat diplomasi, bisnis, transportasi, perkantoran, ruang gaya hidup, dan aktivitas warga.
“Jadi kalau mau bicara Jakarta menuju kota global, kawasan ini memang salah satu etalasenya,” katanya.(john)






