Seluruh Kepala Daerah Dari PDI-P Akan Ikuti Retreat Gelombang Kedua

  • Whatsapp

Koranmetronews.id (Jakarta) – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan, kepala daerah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang belum mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025 akan mengikuti retreat gelombang kedua. “Yang belum ikut retreat akan ikut gelombang kedua. Jadi akan ikut  semuanya,” kata Pramono di Balai Kota, Senin (3/3/2025).

Pramono menegaskan, komunikasinya dengan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, berjalan baik meski  dirinya mengikuti retreat kepala daerah.  “Saya selalu berkomunikasi dengan DPP (dewan pimpinan pusat) dan Bu Mega,” ujarnya. Sebelumnya, Megawati menginstruksikan para kepala daerah dari PDI-P untuk menunda perjalanan menuju retret di Magelang.

Penundaan ini terkait dengan penangkapan Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setidaknya terdapat 10 kepala daerah dari PDI-P yang dipastikan tidak hadir dalam retreat tersebut. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memerinci, 10 kepala daerah itu terdiri atas Gubernur Bali I Wayan Koster, tujuh bupati dan satu wali kota di Bali, serta Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo.

Para kepala daerah tersebut juga tidak mengutus wakil atau sekretaris daerah untuk menggantikan mereka dalam retreat. “Kemarin kami sudah mendapatkan keputusan resmi dari PDI-P bahwa rekan-rekan PDI-P yang belum bergabung itu akan mengikuti pembekalan gelombang berikutnya,” ujar Bima di lokasi retreat, Rabu (26/2/2025). Rencananya, kesepuluh kepala daerah PDI-P itu akan diminta mengikuti retreat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama kepala daerah lain.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *