koranmetronews.id, JAMBI – Di Taman Anggrek Sri Soedewi di kawasan Telanaipura kota Jambi, Pejabat Gubernur Jambi, Dr.Hari Nur Cahaya Murni, M.Si membuka Talk Show dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) tahun 2021 dengan mengusung tema : Sampah Bahan Baku Ekonomi Dimasa Pandemi, Selasa (2/3/2021).
Kegiatan Talk Show dihadiri peserta berkisar 50 orang dari komunitas peduli lingkungan provinsi Jambi dengan mematuhi protokol kesehatan
Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni yang biasa disapa Nunung dalam sambutan menyampaikan, mengapresiasi kegiatan Talk Show ini. “Berharap kegiatan tersebut akan menumbuhkan kesadaraan masyarakat dan pihak lainnya baik pemerintah sama sama bergerak membasmi sampah”, ungkapnya
Nunung menyatakan, pemerintah provinsi Jambi mendukung kegiatan gerakan pemanfatan sampah menjadi baha baku ekonomi, dan di masa pandemi Covid 19 sekarang ini kondisi ekonomi dalam keadan sulit, adanya pengolahan sampah menjadi bahan ekonomi dapat menambah pendapatan dan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Pemanfaatan sampah menjadi bahan baku ekonomi selaras dengan kebijakan pemerintah yakni pemulihan ekonomi nasional yang didukung dengan data terkini, kau dimana pengolahan sampah salah satu usaha tahan banting selama masa pandemi Covid19”, ujar Nunung.
Selanjutnya, Pj Gubernur Jambi Hari Nur (Nunung) menerangkan, Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2021 dijadikan platform untuk memperkust posisi sektor pengolahan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian provinsi Jambi. “Sekaligus
Sebagai perwujudan dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yaitu, sampah menjadi sumber daya pelaksana ekonomi sirkular dan menjadi sumber energi”, tambahnya.
Sebelumnya Ketua Pelaksanaan Kegiatan, Fitri menyampaikan laporan, bahwa kegiatan ini bertujuan agar tidak hanya pemerintah dan komunitas saja yang aktif bergerak peduli terhadap sampah.
“Dengan adanya aksi dan Talk Show ini, kami mengajak seluruh elemen, baik masyarakat, swasta, wirausaha harus aktif bersama memberantas sampah,” ujarnya.
(KMN/BT)






