Perumda Dharma Jaya Berencana Bangun Kawasan Peternakan Sapi dan RPH Terpadu di Ciangir, Tangerang

  • Whatsapp

Koranmetronews.id (Jakarta) – Perumda Dharma Jaya berencana membangun kawasan peternakan sapi dan rumah potong hewan (RPH) terpadu di Ciangir, Tangerang. Kawasan itu akan dibangun di atas lahan seluas 40 hektar.

Rencana pembangunan itu dilatarbelakangi minimnya lahan untuk menampung persediaan sapi guna kebutuhan warga Jakarta. Lahan yang ada di Serang, Banten, tidak mampu menampung stok sapi.  Lahan itu hanya mampu menampung sekitar 5000-7500 ekor sapi. Sedangkan rencananya Dharma Jaya akan menampung 10.000 ekor sapi.

Dirut Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan rencana tersebut muncur setelah melakukan pembicaraan dengan Asisten Perekonomian dan Kepala Dinas.

“Ada lahan milik Pemprov di Ciangir seluas 100 hektar. Tapi 30 hektar sudah dibangun untuk Lapas Pembinaan, kita akan manfaatkan 40 hektar dari 70 hektar yang tersisa,”katanya saat buka puasa bersama Media Balaikota, Kamis (5/3/2026).

“Awalnya, kita akan bangun kandangnya dulu sama gudang pengolahan pakan. Nanti ke depannya rencananya itu akan jadi satu integrated, di mana nanti di situ juga ada Rumah Potong Hewan (RPH)-nya, juga ada cold storage-nya. Rumah potong di Cakung kemungkinan—kemungkinan tapi ini baru rencana, belum pasti—mungkin akan kita hilangkan, kita pindah ke Ciangir. Kenapa? Karena di sana lebih… kalau di Jakarta kan sudah terlalu ramai, jadi enggak terlalu… ya kalau di sana masih jauh dari permukiman, jadi mungkin lebih enak.”

Stok cukup

Sementara itu untuk stok daging saat ini tidak ada kendala. Pekan lalu, Dharma Jaya menerima 590 ekor sapi. Dengan kedatangan itu maka sejak 2025 lalu  sampai dengan kemarin itu adalah 3.119.

“Ini kuota kita tahun 2026 itu adalah sejumlah 7.500.”

Kementerian Pertanian memberikan kepercayaan kepada Dharma Jaya untuk ikut berperan dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya daging.

“Cuma memang karena kekuatannya Dharma Jaya juga masih belum terlalu banyak, ininya sapinya ya mungkin pelan-pelan. Makanya kita datangkan lagi 590. Target saya tahun ini sebenarnya 10.000, tapi yang diberikan oleh Kementan itu 7.500.

“Dharma Jaya dengan adanya Ciangir ini, bisa impor lebih banyak lagi. Yang tadinya 500 saya bisa masukin langsung 1.000. Kalau bisa masukin 1.000, artinya ini akan selesai lebih cepat dan saya bisa minta lagi, sehingga apa yang kita targetkan 10.000 itu bisa tercapai.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *