Koranmetronews.id (Jakarta) – Pemprov DKI Jakarta menilai Festival Bandeng Rawa Belong, Jakarta Barat adalah salah satu cara untuk melestarikan Budaya Betawi.
“Apresiasi saya sebagai Gubernur Jakarta kepada warga Betawi atas pelaksanaan Festival Bandeng Rawa Belong 2026 ini,” kata Gubernur DKI Pramono Anung kepada wartawan di Festival Rawa Belong, Jakarta Barat, Sabtu.
Pramono menilai kegiatan itu bukan sekadar jual bandeng, namun merupakan tradisi dan budaya masyarakat Betawi yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama.
Maka itu, katanya, festival seperti ini diharapkan terus berlanjut agar bisa memajukan budaya Betawi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
“Semua acara, semua kegiatan, semua, bernuansa 1000 persen Betawi,” ucapnya.
Dia menambahkan rangkaian dukungan kepada budaya Betawi terbukti dengan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) memakai ujung serong dan kebaya encim.
“Saya juga ingin menyampaikan salah satu kelebihan Majelis Adat Betawi atau warga Betawi adalah wajah keislamannya itu tidak diragukan lagi,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono memborong enam ekor ikan bandeng dengan yang paling besar seberat 14,67 kilogram (kg).(john)






