Koranmetronews.id (Jakarta) – Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Sabtu pagi sudah bisa dilintasi kendaraan, meski masih ada sisa banjir.
Di lokasi tersebut pada pukul 08.30 WIB, ketinggian air di Jalan Daan Mogot KM 13 sudah menurun hingga ke 10-15 sentimeter (cm).
Lalu lintas kendaraan dari arah Pesing menuju Tangerang maupun sebaliknya pun terpantau ramai dan lancar.
Namun, jalur busway arah Kalideres masih belum dapat dilintasi lantaran banyaknya separator beton yang roboh imbas terjangan banjir.
Perwira Unit Lalu Lintas (Panit Lantas) Polsek Cengkareng, Iptu Tugiyono menjelaskan, kondisi genangan saat ini sudah jauh berkurang dibandingkan dua hari terakhir.
Untuk genangan air di Jalan Daan Mogot, terutama di KM 13 arah Tangerang, ketinggian air saat ini sekitar sepuluh hingga lima belas sentimeter.
“Kendaraan dari arah Jakarta maupun sebaliknya sudah bisa melintas, baik roda dua maupun roda empat,” kata Tugiyono.
Terkait kondisi separator busway yang berantakan, Kepolisian telah berkoordinasi dengan Transjakarta.
“Untuk separator busway, nanti akan ditangani oleh tim dari Transjakarta untuk memperbaiki barier-barier yang rusak akibat genangan dan ombak air,” ujarnya.
Ia juga memastikan tidak ada lagi pengalihan arus lalu lintas. “Untuk hari ini tidak ada contra flow atau pengalihan arus karena air sudah surut,” katanya.
Diketahui pada Kamis (22/1) hingga Jumat (23/1) ruas Jalan Daan Mogot sempat tergenang banjir dengan ketinggian 20-70 cm akibat tingginya intensitas curah hujan serta meluapnya aliran Kali Mookervart. Hal itu menyebabkan Jalan Daan Mogot macet selama berjam-jam.(john)






