Meski Ekonomi Lesu, Pusat Batu Akik Rawa Bening Tetap Rame Pengunjung  Berkat Medsos

  • Whatsapp

Koranmetronews.id (Jakarta) – Geliat Pasar Rawa Bening menunjukkan aktivitas yang masih hidup, terutama sebagai pusat batu akik dan permata di Jakarta Timur, dengan pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk turis asing yang mencari batu asli Nusantara.
Secara keseluruhan, Pasar Rawa Bening tetap relevan sebagai tempat destinasi bagi pecinta batu dan barang antik, menawarkan pengalaman berbelanja yang lengkap.
Kepala Pasar Rawa Bening, Ahmad Subhan, mengatakan proses jual beli batu akik di Rawa Bening tidak surut.
Dengan adanya promosi melalui media sosial pengunjung Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, ratusan orang perharinya.
“Meski belum terlalu signifikan, tapi sudah mulai terlihat ada peningkatan,” tutur Subhan.
Dikatakan Subhan, umumnya pengunjung datang mulai pukul 14.00 hingga 17.00. Mereka mencari berbagai batu cincin sekaligus mencuci ring batu cincin menggunakan cairan chrome.
Jenis batu cincin yang banyak dicari, di antaranya adalah Batu Bacan, Solar, Pirus, Rubi dan beberapa jenis lainnya.
Batu cincin di pasar ini harganya bervariasi, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 150 juta. Sedangkan untuk jasa pencucian ring berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000
“Pada Sabtu dan Minggu, banyak juga pengunjung dari luar negeri. Mereka banyak belanja batu cincin di sini karena banyak jenis dan variannya,” beber Subhan.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *