Pengerukan Kali Sepanjang Tahun 2025 Di Jaksel Efektif Atasi Banjir. Sudin SDA : Tadinya 10 Jam Kini Turun Jadi 2 Jam

  • Whatsapp

Koranmetronews.id (Jakarta) – Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) menilai kegiatan pengerukan kali dan saluran air terbukti efektif mempercepat surutnya banjir hingga tiga jam di sejumlah wilayah.

“Kalau untuk pengerukan memang dampaknya ada. Yang tadinya, genangan bisa 10 jam, sekarang bisa berkurang jadi dua atau tiga jam,” kata Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Santo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Santo mengatakan pengerukan mampu memangkas durasi genangan yang sebelumnya bisa bertahan hingga 10 jam menjadi sekitar dua hingga tiga jam, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Dia menjelaskan pengerukan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung aliran air pada kali induk, sehingga debit air dari wilayah hulu maupun kawasan padat penduduk dapat tertampung lebih optimal.

Ke depannya, pihaknya akan menggencarkan pengerukan ke sejumlah titik yang salah satunya yakni kawasan Cideng.

“Kita sedang berlanjut juga termasuk yang ada di Cideng. Di belakang KPK itu, ada pekerjaan fisik lembaran baja (sheet pile), nah kita iringi dengan pengerukan juga di sana,” ucapnya.

Diharapkan, dengan mengeruk bagian induk maka mampu menampung debit curah hujan yang diterima agar tidak meluap hingga menimbulkan banjir.

Ia berharap upaya tersebut dapat meningkatkan daya tampung sungai sekaligus menekan risiko banjir di kawasan permukiman saat curah hujan tinggi.

Program pengerukan tersebut sejalan dengan kebijakan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta yang secara rutin melakukan normalisasi dan pemeliharaan sungai di lima wilayah kota administrasi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,64 triliun untuk pengendalian banjir dan Rp18,25 miliar untuk sistem pengendalian banjir dalam Tahun Anggaran (TA) 2026.(john)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *