koranmetronews.id, Oku Timur – Sabtu 10 April 2021,sekira pukul 10.00 wib,rapat musyawarah pelaksanaan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya (SANDES PK) Tahun 2021,acara di adakan di kantor Balai Desa Srimulyo,kecamatan Belitang Mulya kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku ) Timur, di hadiri kepala Desa Srimulyo, kecamatan Belitang Mulya kabupaten Oku Timur,
Ikhsan, SE (beserta ibu kades),Seketaris (sekdes) Desa Srimulyo, Suyanto, SE,ketua BPD/MPD Sumardi, Bidan Desa dan tim kesehatan dari Puskes Purwodadi, tokoh masyarakat,seluruh perangkat Desa dan seluruh warga khususnya Desa Srimulyo yang akan mendapat dan menerima Bantuan tersebut.Juga di hadiri pendamping SANDES PK dari kabupaten Oku Timur dan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel),dalam acara tersebut.Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
Dalam sambutan,penyampaian kepala Desa Srimulyo,kecamatan Belitang Mulya kabupaten Oku Timur,IKHSAN SE.”Alhamdulilah puji dan syukur kita semua panjatkan kepada yang maha kuasa Allah SWT ,pada pagi hari ini kita semua dapat bertemu dalam keadaan sehat walafiat.Dalam rapat musyawarah bersama pelaksanaan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya /SANDES PK, kami sebagai perangkat Desa semaksimal mungkin.
Bekerja,berusaha mengajukan dan mengusulkan,tertunya yang terbaik untuk kepentingan warga.Agar masyarakat yang ada di Desa Srimulyo,kecamatan Belitang Mulya kabupaten Oku Timur,agar mendapatkan Bantuan dari pemerintah pusat.Tentunya bagi warga yang belum mempunyai Toilet / WC yang layak,kami sebagai perangkat Desa hanya bisa mengusahakan, mengajukan.
Penentuannya pihak pemerintah provinsi / pusat,dan semoga nantinya warga khususnya Desa Srimulyo yang mendapatkan Bantuan ini,bisa berguna dan bisa bermanfaat.
Dan bagi masyarakat yang belum mendapatkan,harap.Bersabar,kita akan berupaya mengusulkan kembali ke pihak pemerintah provinsi ataupun puasat.”Sampainya,sementara itu sekretaris (sekdes) Desa Srimulyo,SUYANTO SE.Menjelaskan.
“Dalam tahap pertama ini,kita.Mengajukan,mengusulkan ada 40 rumah / KK yang layak untuk penerima bantuan ini,di A se se dan tidaknya tinggal tergantung pihak pusat.Kita sudah berusaha semaksimal mungkin.”Jelasnya.
(KMN/Aliwardana)